Bab 5: Cakap dan Etis Bermedia Digital Kata Kunci Cakap digital, literasi digital, etika digital, empati, toleransi, etiket digital, keamanan digital, UU ITE, budaya digital, cyberbullying. A. Bermedia Digital 1. Perubahan Perilaku di Era Digital Sejak hadirnya internet, pola interaksi masyarakat berubah drastis. Jika dulu surat butuh berhari-hari untuk sampai, kini pesan WhatsApp sampai dalam hitungan detik. Jika dulu orang menonton berita di TV, kini berita bisa muncul lewat Twitter/X atau Instagram secara real time. Namun, kemudahan ini punya dampak ganda: Positif → komunikasi cepat, belajar daring, peluang kerja jarak jauh, bisnis online. Negatif → banjir hoaks, ujaran kebencian, konsumsi informasi berlebihan, kecanduan gawai. Kemampuan bermedia digital yang cakap dan etis menjadi kunci agar kita bisa menikmati manfaatnya tanpa terjebak pada dampak buruknya. 2. Studi Kasus Hoaks di Ind...
Posts
Showing posts from September, 2025
- Get link
- X
- Other Apps
Bab 4: Berpikir Komputasional 1. Kata Kunci Berpikir Komputasional, Pemecahan Masalah, Algoritma, Dekomposisi, Abstraksi, Pola, Literasi Digital, Keterampilan Abad 21, Adaptasi Teknologi, Inovasi, Kreativitas, Analisis, Implementasi. 2. Apersepsi Pernahkah kamu merasa kewalahan saat mendapat tugas besar, lalu membaginya sedikit demi sedikit hingga selesai? Atau pernahkah kamu menyadari bahwa pola hujan biasanya terjadi sore hari, sehingga kamu membawa payung saat berangkat pagi? Atau saat kamu bermain game, kamu membuat strategi khusus untuk mengalahkan lawan? Tanpa disadari, kamu sedang menerapkan berpikir komputasional . Berpikir komputasional bukan sekadar ilmu komputer. Ia adalah cara berpikir universal yang dapat digunakan siapa pun. Siswa, guru, dokter, pengusaha, petani, bahkan seniman bisa menggunakannya. Semua orang menghadapi masalah, dan berpikir komputasional membantu mencari solusi dengan lebih sistematis, kreatif, dan efisien. Era digital membuat berp...
- Get link
- X
- Other Apps
Pendahuluan Ungkapan “jarimu harimaumu” bukanlah sekadar pepatah, melainkan peringatan yang sangat relevan di era digital. Jika dahulu pepatah terkenal berbunyi “mulutmu harimaumu” yang menekankan pentingnya menjaga ucapan, kini dengan kemajuan teknologi, pepatah tersebut bergeser menjadi “jarimu harimaumu” karena jari-jari kita yang menulis di layar gawai atau komputer bisa berbuah konsekuensi besar, baik positif maupun negatif. Di era media sosial seperti sekarang, sebuah tulisan, komentar, unggahan foto, atau sekadar “share” bisa membawa dampak luar biasa. Dampaknya bisa baik ketika kita membagikan hal positif, inspiratif, dan edukatif. Namun sebaliknya, dampak buruk akan datang bila jari kita menuliskan ujaran kebencian, menyebarkan berita bohong (hoaks), atau menghina orang lain. Artikel ini membahas secara mendalam mengenai konsep “jarimu harimaumu” , kaitannya dengan perkembangan teknologi, dampak sosial, etika digital, serta bagaimana masyarakat – khususnya generasi mud...
- Get link
- X
- Other Apps
Liputan Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Labschool Rawamangun: Merayakan Kelahiran Sang Pembawa Rahmat Pendahuluan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu tradisi keagamaan yang memiliki makna spiritual, pendidikan, dan sosial bagi komunitas Muslim. Di lingkungan sekolah, perayaan Maulid tidak hanya menjadi momen religius, tetapi juga kesempatan pembelajaran karakter, penguatan nilai-nilai akhlak, dan pengembangan keterampilan sosial siswa. Artikel ini mendeskripsikan penyelenggaraan Maulid Nabi di SMP Labschool Jakarta secara komprehensif: mulai dari latar belakang, tujuan, perencanaan, pelaksanaan, aktivitas inti, integrasi kurikulum, peran guru dan siswa, dokumentasi, evaluasi, dampak sosial-pendidikan, hingga rekomendasi perbaikan untuk penyelenggaraan berikutnya. Tulisan ini ditujukan untuk guru, kepala sekolah, panitia, siswa, orang tua, dan semua pemangku kepentingan yang tertarik menjadikan Maulid sekolah sebagai pengalaman yang bermakna, aman, dan...
- Get link
- X
- Other Apps
Bab 3 Dampak Sosial Informatika Internet Kata Kunci Informatika, internet, aplikasi percakapan, WhatsApp, Telegram, Zoom, Google Meet, Facebook Messenger, Line, WeChat, Instagram Direct, komunikasi digital, interaksi sosial, teknologi informasi, transformasi sosial, dampak positif, dampak negatif, simbol komunikasi, emotikon, literasi digital, privasi, etika digital. Apersepsi Manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup tanpa berkomunikasi. Komunikasi merupakan jembatan utama dalam membangun hubungan, baik antarindividu, kelompok, maupun masyarakat secara luas. Pada masa lalu, komunikasi jarak jauh hanya bisa dilakukan melalui surat, telegram, atau telepon rumah yang sangat terbatas. Waktu pengiriman pesan bisa memakan waktu berhari-hari, bahkan berminggu-minggu, terutama bila jarak yang ditempuh sangat jauh. Namun, seiring perkembangan teknologi informatika dan hadirnya internet, cara manusia berkomunikasi berubah secara drastis. Kehadiran aplikasi perc...